Kamis, 27 Agustus 2015

Kau sangat indah..., karena bukan aku yang memilihmu..

Engkau yang sendiri, kau yang menjaga diri, sungguh kau bisa menjadi jauh lebih indah dari sekedar intan permata yang bernyawa. Kau yang menjaga diri, sungguh akan diselamatkan untuk menjadi mulia. 

Engkau yang menjaga diri dengan penuh kerendahan hati tunduk menghamba pada_Nya, tak akan pernah merasa sepi, karena "Sang Maha Agung" akan selalu menenangkanmu, menghangatkanmu, bahkan menghiburmu. 

Engkau yang menjaga diri dan mulai mengharap, memang tak perlu untuk selalu saling memandang, tak perlu untuk selalu saling menyentuh untuk mewujudkan rasamu, karena rasamu yang akan memandangimu dan terus menyentuhmu. Karena ia ada di dekatmu, teramat dekat denganmu, yaitu ada di hatimu. 

Jaga rasamu dan cukup hanya bermesralah dengannya, tetaplah engkau bermesra dengan perasaanmu yang mengharap, tetaplah kau bermesra dengan hatimu yang mendamba, tetaplah bersabar seperti itu hingga kau telah diizinkan oleh_Nya untuk menebarkan rasamu itu dengan menggebu kepada belahan jiwa yang telah dipilihkan_Nya untukmu.

Hatimu yang mencinta hamparkanlah melalui do'a. karena kau telah percaya untuk membiarkan "Sang Pemilik Kehidupan" yang memberi jawaban. Kemudian Dia pula yang menggerakkan perasaanmu untuk menuju muara yang kau idamkan.

"Sang Kuasa Waktu" telah menyiapkan hadiah terindah, sebuah anugerah yang tak akan mungkin terbeli dengan kekayaanmu di dunia. Kau hanya perlu bersabar.., ikhlas penuh harap... untuk menunggu keindahan dan kebahagiaan yang layak untuk dititipkan kepadamu, diberikan kepadamu.
Jika tiba waktunya engkau telah diizinkan_Nya, kau berhak untuk terus memandang lekat, terus bersentuh mesra, menikmati indah yang tiada tara.

Teteskan air mata syukur yang tak terhenti pada_Nya...,
Untaikan kata-kata puji indah kepada yang paling layak kau puja...
Yang paling layak kau puja..Tempat dari segala awal dan berakhirnya muara..,Yang tak terlihat namun yang bisa kau rasa dan kau percayai Dia ada...
Sujudkan perilaku tunduk sebagai bukti kau meyakini kebesaran_Nya..
Kemudian Dia dengan segala kuasa_Nya bermurah hati untuk segera memberi jawaban..
..................................................................................

Tersenyumlah kau di sana, bersabarlah.., dan tetaplah menjaga diri..karena aku pun begitu adanya..
Tetaplah menjaga diri..karena aku bisa melihat senyum indahmu dari sini..melihat dari mata hatiku..,
Melihatmu dalam bayangan yang tak tergambar.. tapi aku tau kau sangat indah bagiku..sangat indah hingga aku tak mampu menggambarkanmu dalam anganku..
Sadarilah... aku bukan yang suci.., tapi aku hanya ingin terus memperbaiki diri..
Maklumilah.. aku bukan yang paling benar, tapi aku hanya ingin merubah sesuatu yang pernah salah, yang pernah terjadi pada diriku..
Aku teramat yakin bahwa kau sangat indah..karena bukan aku yang memilihmu..
Tapi Allah yang memilihkan kau untukku..


Ayuth Wahyu Sapto Prasojo, 11 April 2013, 5:37 WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar